Cara Kerja Repeater   Leave a comment

Cara Kerja :

Disaat HT di kota Jakarta Menekan PTT ( push to talk )

Yang memancar di freq. H ( input repeater ), maka repeater akan bekerja dan memancar pada frequency G

yang secara bersamaan link unit akan bekerja pula memancar di Freq : D ( input repeater Bandung)

Percakapan/ informasi dapat diterima oleh HT lain di Jakarta di frekwensi G

Disaat itu link pun memancar pada frek D ( input repeater ) kota ( Bandung ) Pancaran link ini akan

mengaktifkan repeater di kota Bandung ( Tk Prahu ).

Dengan demikian Kota Bandungpun dapat mendengar percakapan antar pengguna di Kota Jakarta..

Atau pengguna di Kota Jakarta dapat memanggil rekannya di kota Bandung.

Panggilan dari Bandung Ke Jakarta.

Disaat Repeater kota Bandung Aktif, pancarannya akan diterima oleh Link unit repeater Kota Jakarta.

Yang sekaligus mengunci Bag receiver repeater kota Jakarta ( Frek H ).

Apa yang terjadi adalah bag transmitter akan memancar ( disini Rx link berfungsi sebagai penerima )

Dan informasi dari kota Bandung akan dapat didengar oleh pengguna di kota Jakarta.

Dengan sistem ini ada jeda pada panggilan beberapa mili sekon hal ini dikarenakan waktu tempuh gelombang

radio menuju penerima, serta time delay dari bagian receiver repeater itu sendiri.

Link yang ke dua disebut Bidirectional Repeater, dari namanya dapat kita simpulkan repeater link ini bekerja

ke dua arah. Lazim juga jenis ini disebut back to back repeater.

Cara Kerja :

Misalkan ada dua buah repeater yang masing2 mempunyai pasangan frekwensi sbb :

Repeater I ; RX B , TX A dan repeater ke 2 RX : D da TX : C

Saat repeater 1 bekerja , pancarannya Frek A akan diterima Radio dg frek A oleh bidirectional rptr.

Segera COR mengaktifkan Radio repeater untuk memancarkannya kembali di frek D.

Pancaran D akan diterima oleh repeater ke 2 yang mengakibatkan repeater tsb bekerja.

maka panggilan dapat di dengar oleh pengguna di daerah 2

Demikian terjadi sebaliknya bila repeater 2 bekerja, maka panggilan dapat di dengar oleh pengguna di daerah 1.

Bidirectional ini digunakan bila antara repeater satu dan dua terhalang gunung yang lebih tinggi,

Bidirectional,diletakkan dimana kedua sinyal repeater tsb dapat didengar dengan baik dilokasi penempatannya itu.

Posted Desember 3, 2010 by tofan84 in Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: